Mari Mengenal Apa Itu Minyak Bulus

Apa Itu Minyak Bulus – Minyak bulus berasal dari lemak bulus. Bulus ini adalah sejenis kura-kura. Orang-orang biasa menyebut dengan labi-labi. Bulus atau labi-labi ini hidupnya di air tawar hutan yang masih terjaga ekosistemnya. Makanan utama hewan ini adalah ikan-ikan kecil.

Bulus punya banyak manfaat. Tak heran jika sudah sejak lama masyarakat mengonsumsi dagingnya dan mengambil lemaknya untuk dijadikan minyak. Kebanyakan minyak bulus dimanfaatkan bagi kesehatan tubuh terutama kulit.

Kandungan yang ada di dalam minyak bulus juga tak main-main. Ada kandungan vitamin A, C, E yang bagus untuk kesehatan. Banyak yang menggunakan minyak bulus ini untuk mengobati jerawat yang ada di wajah maupun punggung. Namun tak hanya itu saja khasiat dari minyak bulus ini, khasiat lainnya juga tak kalah mengagumkan, yakni:

1. Dapat mengencangkan payudara
2. Mengatasi kulit yang keriput namun bukan karena faktor usia
3. Menghilangkan noda bekas jerawat atau flek hitam pada wajah
4. Mengobati gatal-gatal atau infeksi pada kulit
5. Mengencangkang perut kendor pasca melahirkan
6. Dapat mengatasi permasalahan kulit pada kaki seperti kutu air

Setelah tahu darimana asal dan khasiat dari minyak bulus, mari lebih mengenal lebih dalam bagaimana cara pengambilan minyak bulus.

Seperti yang telah kita ketahui di atas bahwa minyak bulus berasal dari lemak bulus. Secara tradisional, mengambil minyak bulus dilakukan dengan memisahkan daging dan lemak bulus terlebih dahulu. Setelah itu, lemak yang sudah dipisahkan tadi dijemur hingga menghasilkan tetesan-tetesan minyak.

Dengan cara tradisional tersebut, proses untuk menghasilkan minyak bulus berkualitas tinggi dan benar-benar asli tersebut bisa memakan waktu yang cukup lama. Dibutuhkan waktu selama kurang lebih 1 bulan untuk memprosesnya. Namun waktu yang lama tersebut tentunya sebanding dengan kualitasnya.

Selain dengan cara dijemur selama 1 bulan tadi, masih ada cara lain untuk menghasilkan minyak bulus. Caranya adalah dengan mencairkan lemak bulus menggunakan panas api. Waktu pemrosesannya lebih cepat dibandingkan dengan cara tradisional. Namun minyak bulus yang dihasilkan dengan cara ini, beberapa kandungan baik di dalamnya akan hilang.

Jadi harga minyak bulus yang mahal bisa jadi karena pemrosesannya memakan waktu yang lama. Untuk masalah lebih baik memakai minyak bulus yang dihasilkan dengan cara dijemur atau dicairkan dengan panas api, dari segi kualitas tentu jauh lebih baik minyak bulus yang dihasilkan dengan cara dijemur dibandingan dengan panas api.

Tapi itu semua kembali kepada Anda dalam memilih. Jika ingin hasil yang maksimal, lebih baik Anda pilih minyak bulus yang dihasilkan dengan cara tradisional tapi Anda juga harus merogoh kocek lebih banyak dibandingkan dengan minyak bulus yang dihasilkan dengan panas api.

Yap, semoga ulasan singkat di atas bisa membuat Anda lebih mengenal minyak bulus. Terimakasih sudah membaca.

Incoming search terms:

  • minyak bulus halal atau haram
  • apakah minyak bulus halal
  • halal atau tidak minyak bulus?
  • apakah minyak bulus itu najis
  • halalkah minyak bulus
  • minyak bulus halal atau tidak
  • hukum minyak bulus
  • hukum memakai minyak bulus menurut islam
  • minyak bulus halal
  • hukum memakai minyak bulus